Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Adab-Adab Makan Seorang Muslim (Bag. 1)

    10 March 2022

    Bermain Catur dalam Pandangan Islam

    10 March 2022

    Tata Cara Puasa Syawal

    10 March 2022
    Facebook X (Twitter) Instagram
    https://muslimmuslimah.org
    • Home
    • Aqidah
    • Islamicpedia
    • Fatwa Ulama
    • hablum minallah
    https://muslimmuslimah.org
    Home»Aqidah»Adab-Adab Ketika Bangun Tidur
    Aqidah

    Adab-Adab Ketika Bangun Tidur

    muslimmuslimah-org-130284.hostingersite.comBy muslimmuslimah-org-130284.hostingersite.com14 January 2021No Comments6 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Tidur adalah anugrah dan nikmat dari Allah bagi manusia. Dengan tidur, badan rileks kembali, menjadi segar dan tubuh pun menjadi sehat. Maka, jika bangun tidur, hendaknya kita bersyukur kepada Allah dengan menerapkan beberapa adab bangun tidur yang dianjurkan untuk dilakukan.

    Berikut ini beberapa adab bangun tidur tersebut:

    Membaca doa bangun dari tidur dan memperbanyak dzikir

    Dianjurkan ketika bangun tidur untuk membaca doa sebagaimana yang ada dalam hadits dari Hudzaifah bin Al Yaman berikut ini. Beliau radhiallahu ‘anhu mengatakan:

    كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إذا أخذ مضجعه من الليلِ قال : ( اللهم باسمك أموت وأحيا ) . فإذا استيقظ قال : ( الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ )

     

    “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbaring di tempat berbaringnya (untuk tidur) ketika malam hari, beliau berdoa: /Allahumma bismika amuutu wa ahyaa/ (Ya Allah, dengan namaMu aku mati dan aku hidup). Jika beliau bangun beliau berdoa:

    الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ

    /Alhamdulillahilladzi ahyaana ba’damaa amaatana wa ilaihin nusyuur/

    (Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepadaNya lah kita dikembalikan)” (HR. Bukhari no. 6325, Muslim no. 2711).

    Imam An Nawawi menjelaskan:

    فنبه صلى الله عليه وسلم بإعادة اليقظة بعد النوم الذي هو كالموت على إثبات البعث بعد الموت , قال العلماء: وحكمة الدعاء عند إرادة النوم أن تكون خاتمة أعماله كما سبق , وحكمته إذا أصبح أن يكون أول عمله بذكر التوحيد والكلم الطيب

    “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengingatkan di setiap bangun tidur, yang tidur itu mirip dengan kematian, terhadap hari kebangkitan setelah mati kelak. Para ulama mengatakan, bahwa hikmah doa sebelum tidur adalah agar penutup amalannya adalah sebagaimana disebutkan. Dan hikmah doa bangun tidur adalah agar pembuka amalan di hari itu berupa mengingat tauhid dan perkataan yang baik” (Syarah Shahih Muslim, 17/35).

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin menerangkan tentang doa bangun tidur:

    فتحمد الله الذي أحياك بعد الموت وتذكر أن النشور يعني من القبور والإخراج من القبور يكون إلى الله عز وجل فتتذكر ببعثك من موتتك الصغرى بعثك من موتتك الكبرى

    “(dengan membaca doa ini) maka Anda memuji Allah yang telah menghidupkan anda dari maut (tidur), dan mengingatkan anda tentang hari kebangkitan, yaitu kebangkitan dari kubur dan keluar dari kuburan, menuju Allah ‘Azza wa Jalla. Maka dengan bangkit dari kematian yang kecil (tidur) Anda ingat kepada kebangkitan dari kematian yang besar” (Syarah Riyadus Shalihin, 1/1652).

    Hadits ini juga menunjukkan bahwa dianjurkan untuk memperbanyak dzikir mutlak ketika bangun tidur. Sebagaimana akan disebutkan dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu pada poin berwudhu untuk menghilangkan malas.

    Mencuci tangan

    Ketika bangun tidur disyariatkan untuk mencuci tangan sebelum memasukkan tangan ke dalam bejana atau melakukan aktifitas lainnya. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    إذا استيقظ أحدُكم من نومِهِ، فلا يَغْمِسْ يدَه في الإناءِ حتى يغسلَها ثلاثًا . فإنه لا يَدْرِي أين باتت يدُه

    “Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka jangan mencelupkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali. Karena ia tidak mengetahui dimana letak tangannya semalam” (HR. Bukhari no. 162, Muslim no. 278).

    Ulama berbeda pendapat apakah larangan mencelupkan tangan ke dalam bejana (semua tempat yang menyimpan air) di dalam hadits ini apakah makruh ataukah haram. Ulama Hanabilah berpendapat hukumnya haram dan mencuci tangan hukumnya wajib. Namun jumhur ulama berpendapat hukumnya makruh dan mencuci tangan hukumnya mustahab (sunnah). Dalil yang dijadikan landasan oleh jumhur adalah firman Allah Ta’ala:

    إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ

    “Jika kalian berdiri untuk shalat maka cucilah wajah-wajah kalian” (QS. Al Maidah: 6).

    Andaikan mencuci tangan itu wajib, maka tentu akan disebutkan dalam ayat ini.

    Bersiwak

    Dianjurkan bersiwak ketika bangun tidur. Dari Hudzaifah bin Al Yaman radhiallahu’anhu beliau mengatakan:

    كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم إذا قام مِن الليلِ يَشُوصُ فاه بالسواكِ

    “Biasanya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam jika bangun di malam hari beliau menggosok-gosok mulutnya dengan siwak” (HR. Al Bukhari no. 245, Muslim no. 255).

    Hikmahnya anjuran ini dijelaskan oleh Syaikh Shalih Al Fauzan:

    وذلك لأن النوم تتغير معه رائحة الفم؛ لتصاعد أبخرة المعدة، والسواك في هذه الحالة ينظف الفم من آثارها

    “Ini dianjurkan karena ketika tidur bau mulut biasanya berubah, disebabkan uap dari perut yang naik. Dan dalam keadaan ini, dengan bersiwak akan menghilangkan bau yang tidak sedap di mulut” (Al Mulakhas Al Fiqhi, 1/36).

    Berwudhu untuk menghilangkan malas

    Ketika bangun tidur, rasa kantuk dan malas biasanya masih terasa. Dianjurkan untuk membaca dzikir ketika bangun tidur, segera berwudhu dan menuju shalat, untuk menghilangkan rasa kantuk dan malas. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    يَعقِدُ الشَّيطانُ عَلى قافيَةِ رأسِ أَحدِكُم إذا هوَ نام ثَلاثَ عُقدٍ، يَضرِبُ كلَّ عُقدةٍ مَكانَها: عليكَ ليلٌ طويلٌ فارقُدْ، فإنِ استَيقظَ فذَكَر اللهَ انحلَّت عُقدةٌ، فإن تَوضَّأ انحلَّت عُقدةٌ، فإن صلَّى انحلَّت عُقدُه كلُّها، فأَصبحَ نَشيطًا طيِّبَ النَّفسِ، وإلَّا أَصبحَ خَبيثَ النَّفسِ كَسلانَ

    “Setan mengikat tengkuk kepala seseorang di antara kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Pada setiap ikatannya ia mengatakan: “malammu masih panjang, teruslah tidur”. Maka jika orang tersebut bangun, kemudian ia berdzikir kepada Allah, terbukalah satu ikatan. Kemudian jika ia berwudhu terbukalah satu ikatan lagi. Kemudian jika ia shalat maka terbukalah seluruh ikatan. Sehingga ia pun bangun dalam keadaan bersemangat dan baik jiwanya. Namun jika tidak melakukan demikian, maka ia biasanya akan bangun dalam keadaan buruk jiwanya dan malas” (HR. Bukhari no. 1142, Muslim no. 776).

    Bersegera untuk shalat

    Jika seseorang bangun di malam hari atau bangun di waktu subuh, maka hendaknya ia bersegera untuk mengerjakan shalat dan tidak menunda-nundanya agar tidak terus tenggelam dalam rasa malas dan kantuk. Sebagaimana ditunjukkan dalam hadits Abu Hurairah di atas. Dan ini juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah Ta’ala karena telah dihidupkan kembali, diberi kesempatan untuk bangun dan menghirup udara kembali. Sehingga rasa syukur atas hal ini diwujudkan dalam bentuk ibadah. Al ‘Aini mengatakan:

    يَنْبَغِي أَن يجْتَهد المستيقظ على أَدَاء صَلَاة الْفجْر شكرا لله على حَيَاته وإعادة روحه إِلَيْهِ، وَيعلم أَن لإقامتها فضلا عَظِيما

    “Hendaknya orang yang bangun tidur bersungguh-sungguh untuk segera mengerjakan shalat fajar (subuh), sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kehidupan yang Allah berikan dan atas dikembalikannya ruh ke dalam tubuh kita. Dan hendaknya ia memahami bahwa hal itu merupakan nikmat yang besar” (Umdatul Qari, 5/70).

    Demikian semoga bermanfaat.

    Washallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa Shahbihi wasallam

    Baca juga: Adab Sebelum Tidur

    —

    Penulis: Yulian Purnama
    Sumber : muslim 0redx`

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    muslimmuslimah-org-130284.hostingersite.com
    • Website

    Related Posts

    Kurban dengan Ayam dan Kuda (Selain Unta, Sapi, dan Kambing)

    17 January 2021

    Hubungan Shalat Seseorang dengan Keadaannya di Hari Kiama

    17 January 2021
    85

    Ketika Wanita Menggoda

    14 January 2021

    Pesan Tersirat Dari Gerhana

    14 January 2021

    Kesombongan Menghalangi Hidayah

    14 January 2021

    Durhaka Kepada Orang Tua Adalah Dosa Besar

    14 January 2021
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Latest Posts

    Adab-Adab Makan Seorang Muslim (Bag. 1)

    10 March 2022

    Bermain Catur dalam Pandangan Islam

    10 March 2022

    Tata Cara Puasa Syawal

    10 March 2022

    Larangan Puasa pada Hari Jum’at

    10 March 2022
    Stay In Touch
    Don't Miss

    Hukum dengan Selain Hukum Allah

    By muslimmuslimah-org-130284.hostingersite.com11 January 2020

    Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan Al Fauzan hafizhohullah Soal: Semoga Allah memberikan kebaikan kepadamu, wahai Syaikh. Apa…

    Jangan Bunuh Saudara Mu !

    9 January 2020

    Tawakkal

    10 January 2020
    About Us
    About Us
    Our Picks

    Adab-Adab Makan Seorang Muslim (Bag. 1)

    10 March 2022

    Bermain Catur dalam Pandangan Islam

    10 March 2022

    Tata Cara Puasa Syawal

    10 March 2022
    Most Popular

    Hukum dengan Selain Hukum Allah

    11 January 2020

    Jangan Bunuh Saudara Mu !

    9 January 2020

    Tawakkal

    10 January 2020
    © 2026 Muslim Muslimah org
    • Home
    • Islamicpedia
    • Fatwa Ulama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.